Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/kabarkal/public_html/newszone.co.id/wp-includes/functions.php on line 6131
AdvertorialKominfo Kutai TimurKutai Timur

Rantau Pulung Disiapkan Jadi Sentra Pembibitan Sapi Kutim

Kutai Timur –Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong pembangunan kemandirian pangan melalui penguatan sektor pertanian dan peternakan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipersiapkan adalah menjadikan Kecamatan Rantau Pulung sebagai kawasan percontohan pembibitan sapi.

Program ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan produksi daging lokal, tetapi juga membuka peluang bagi generasi muda terlibat aktif dalam usaha peternakan. Dengan pendekatan kemitraan antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) perbibitan dan petani lokal, Pemda berupaya menciptakan model peternakan mandiri yang modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dalam pengelolaan sumber daya pangan di Kutai Timur.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum menjelaskan bajwa program tersebut merupakan bagian dari target jangka panjang menuju kemandirian daging lokal.

“Kami ingin punya tempat pembibitan sapi sendiri, baik sapi Bali maupun sapi Brahman Cross (BX), supaya kebutuhan daging Kutai Timur bisa terpenuhi,” ucap Dyah saat diwawancarai.

Dyah mengatakan, kebutuhan daging di Kutim cukup tinggi dan selama ini sebagian besar masih didatangkan dari luar daerah.

“Kalau kami punya pembibitan, kan bisa mandiri. Siapa tahu nanti bisa berkembang untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan tentunya daerah kami,” tambahnya.

Saat ini, pemerintah setempat tengah menyiapkan lahan di Kecamatan Rantau Pulung. Dyah optimistis, jika dukungan anggaran tersedia, pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pembibitan ternak dapat dimulai pada 2026.

“Program ini masih tahap perencanaan, tapi semua sudah kita siapkan. Tinggal menunggu kesiapan anggaran,” ungkapnya.

Langkah ini diharapkan menjadi pijakan baru dalam transformasi ekonomi daerah, di mana KutIm tidak hanya dikenal dengan tambang, tetapi juga sebagai daerah penghasil pangan dan peternakan yang kuat. (TS/ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *