Kutai Timur – Akses jalan menjadi faktor penentu kemajuan ekonomi di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berbagai sektor produktif mulai dari pertanian hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kini tumbuh pesat, namun seluruh potensi tersebut masih sangat bergantung pada peningkatan infrastruktur jalan yang menghubungkan Karangan dengan wilayah lain.
“Kalau jalan diperbaiki, ekonomi kita langsung bergerak,” ujar Camat Karangan, Madnuh saat diwawancarai.
Saat ini, kakao menjadi komoditas unggulan Karangan yang kualitasnya telah menarik perhatian pembeli dari luar daerah bahkan mancanegara. Produk olahan seperti cokelat batangan dan permen dari Karangan juga terus dikembangkan untuk memperluas pasar. Meski begitu, distribusi hasil pertanian dan pemasaran produk UMKM harus melalui jalur darat yang kondisinya belum maksimal sehingga berpengaruh pada biaya logistik dan kelancaran transportasi.
Madnuh mengungkapkan bahwa potensi kolaborasi ekonomi dengan pihak luar sangat besar, termasuk dengan investor dan mitra usaha dari luar negeri. Mereka tertarik melihat peluang bisnis kakao dan pariwisata Karangan yang menjanjikan. Namun, akses yang belum memadai menjadi pertimbangan yang menghambat kerja sama berjalan lebih cepat.
“Kalau aksesnya lancar, banyak yang mau datang ke Karangan,” tuturnya.
Dalam sektor pariwisata, keberadaan destinasi seperti Gua Ara Raya, Gunung Beriun, dan air panas alami di Karangan juga menunggu dukungan akses memadai. Wisatawan akan semakin ramai berkunjung jika infrastruktur jalan diperbaiki sehingga membawa dampak langsung ke pertumbuhan UMKM lokal, terutama kuliner dan kerajinan masyarakat.
Madnuh berharap pembangunan jalan provinsi yang melintasi Karangan dapat segera diselesaikan mengingat jalur ini merupakan penghubung utama antar kabupaten hingga lintas provinsi menuju Berau. Peningkatan jalan diyakini akan mempercepat laju ekonomi desa-desa terpencar di Karangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Jika infrastruktur jalan selesai tepat waktu, Karangan akan semakin diperhitungkan dalam peta ekonomi dan pariwisata Kutim. Konektivitas yang baik akan menghubungkan kekuatan sumber daya lokal dengan pasar yang lebih luas, menjadikan Karangan sebagai wilayah pesisir yang maju, produktif, dan berdaya saing tinggi. (TS/ADV)
![]()









