Balikpapan — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat kualitas penerangan jalan melalui pemeliharaan rutin terhadap fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU).
Dinas Perhubungan (Dishub) menegaskan bahwa pemeriksaan lapangan dilakukan setiap hari untuk memastikan seluruh titik penerangan tetap berfungsi optimal dan tidak menimbulkan kekosongan cahaya pada malam hari.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa PJU merupakan salah satu unsur keselamatan jalan yang tidak bisa diabaikan.
Menurut Fadli, penerangan yang memadai memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus menekan peluang terjadinya tindakan kriminal.
“Penerangan jalan adalah elemen dasar dalam menciptakan lingkungan yang aman. Karena itu, perawatan rutin dan pemeriksaan lapangan terus kami jalankan,” tutur Fadli, Kamis (20/11/2025).
Dishub mengerahkan tim teknis untuk memeriksa kondisi lampu, panel kontrol, jaringan kabel, hingga tiang penerangan.
Seluruh aduan masyarakat, baik melalui kanal laporan maupun komunikasi langsung, segera ditindaklanjuti agar tidak ada area yang dibiarkan gelap terlalu lama.
“Setiap laporan yang masuk selalu kami tangani secepat mungkin. Prinsipnya, jangan sampai ada titik rawan yang dibiarkan tanpa penerangan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari modernisasi penerangan kota, Dishub juga mengganti lampu konvensional dengan teknologi Light Emitting Diode (LED).
Selain menghasilkan cahaya yang lebih terang dan stabil, LED dinilai lebih efisien dalam konsumsi energi dan memiliki usia pakai yang panjang.
“Penggantian ke LED menjadi langkah efisiensi dan juga mendukung program kota cerdas. Kualitas cahaya lebih baik dan perawatannya lebih sederhana,” jelasnya.
Di sejumlah wilayah, Dishub menambahkan PJU baru, terutama pada jalur olahraga, kawasan permukiman baru, serta lokasi yang aktivitas warganya meningkat secara signifikan.
Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan survei lapangan dan masukan masyarakat.
“Kami menetapkan lokasi prioritas berdasarkan survei lapangan dan usulan warga. Tujuannya memastikan area yang berkembang cepat tidak tertinggal dari sisi penerangan,” tuturnya.
Untuk mempercepat perbaikan, Dishub sedang menyiapkan sistem pemantauan PJU berbasis teknologi digital.
Sistem tersebut memungkinkan kerusakan terdeteksi otomatis, sehingga respon teknis dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu laporan manual.
“Integrasi digital akan mempermudah seluruh proses monitoring. Ke depan, kami ingin pengelolaan PJU bisa dipantau dalam satu sistem pusat,” ucapnya.
Fadli juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif memberikan laporan apabila menemukan lampu jalan yang mati atau bermasalah.
“PJU adalah fasilitas bersama. Dukungan dan laporan masyarakat sangat membantu kami menjaga Balikpapan tetap terang dan aman,” pungkasnya. (ADV)
![]()









