Balikpapan – Upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam memodernisasi sistem transportasi publik terus mengalami perkembangan pesat. Salah satu langkah nyata yang diwujudkan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) adalah peluncuran aplikasi Balikpapan Connectivity atau B-Connect, sebuah platform digital terpadu yang menggabungkan beragam layanan transportasi dalam satu sistem. Kehadiran aplikasi ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi secara lebih cepat, transparan, dan efisien.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, M. Fadli Pathurrahman, menjelaskan bahwa B-Connect menjadi solusi atas layanan yang sebelumnya tersebar di berbagai unit kerja. Kini, seluruh layanan tersebut dirangkum dalam satu aplikasi sehingga dapat diakses lebih mudah oleh masyarakat hanya melalui satu perangkat.
“B-Connect mengintegrasikan semua layanan Dishub, mulai dari penerbitan surat persetujuan analisis dampak lalu lintas (Andalalin), sosialisasi keselamatan jalan, hingga pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) dan fasilitas pendukung lainnya,” jelas Fadli.
Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah kemampuan aplikasi menampilkan rekaman CCTV yang dipasang di berbagai titik strategis. Melalui fitur ini, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk antrean kendaraan di SPBU, tingkat kepadatan ruas jalan, hingga keberadaan parkir liar di beberapa lokasi.
Selain itu, aplikasi B-Connect juga menyediakan layanan perpanjangan izin trayek untuk angkutan umum, pengelolaan kartu uang elektronik bus Bacitra, serta informasi layanan terkait Gedung Parkir Klandasan. Tidak hanya itu, tersedia pula fitur uji KIR kendaraan bermotor, penataan parkir, serta pengaturan juru parkir sebagai bagian dari peningkatan pelayanan transportasi.
“Melalui B-Connect, seluruh masyarakat, termasuk pihak Satlantas, dapat mengakses informasi lalu lintas dengan cepat. Jika terjadi pelanggaran atau kecelakaan, kami bisa segera menindaklanjutinya,” ujar Fadli.
Aplikasi ini juga dirancang untuk memberi rekomendasi rute alternatif saat terjadi kemacetan, memantau titik-titik rawan, serta memperlihatkan ketersediaan ruang parkir sebelum pengguna tiba di lokasi yang dituju. Seluruh data dicatat secara digital guna memastikan akurasi serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan transportasi kota.
Fadli menambahkan bahwa peluncuran B-Connect mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam membangun sistem transportasi berbasis teknologi yang modern, aman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Inovasi ini bukan hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga mendorong masyarakat berperan aktif dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas kota,” katanya.
Melalui pemanfaatan teknologi digital ini, pemerintah daerah berharap dapat membangun ekosistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas mobilitas warga Balikpapan di masa mendatang. (ADV)
![]()









