AdvertorialDishub Balikpapan

Dishub Balikpapan Ajak Pengendara Lebih Disiplin Hadapi Puncak Mobilitas Akhir Tahun

Balikpapan — Menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 , Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kedisiplinan berkendara.

Kenaikan mobilitas masyarakat yang terjadi setiap akhir tahun diperkirakan kembali memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas kota.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli, mengatakan bahwa arus lalu lintas pada periode Nataru biasanya sangat fluktuatif.

Oleh karena itu, perilaku pengendara memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran mobilitas di Balikpapan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih tertib dan disiplin, terutama karena mobilitas masyarakat meningkat signifikan menjelang Natal dan Tahun Baru. Dukungan warga sangat menentukan kelancaran lalu lintas di kota ini,” ujar. Fadli, Kamis (20/11/2025).

Fadli menjelaskan bahwa beberapa lokasi diperkirakan mengalami lonjakan kendaraan, antara lain pusat kota, kawasan perbelanjaan, rumah ibadah, hingga jalur menuju area wisata.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Dishub bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan telah menyusun langkah rekayasa lalu lintas sekaligus melakukan pemantauan intensif pada jam-jam sibuk.

Namun kerja teknis tersebut tidak akan memberi hasil maksimal tanpa dukungan masyarakat.

Ia menilai bahwa perilaku sederhana seperti mematuhi rambu, menghindari parkir liar, dan tidak berhenti di bahu jalan dapat berpengaruh signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan.

“Hal-hal kecil seperti mematuhi rambu, menggunakan kantong parkir resmi, hingga menghindari berhenti sembarangan itu memberi dampak besar. Kebiasaan positif seperti ini membantu kami menjaga arus lalu lintas tetap mengalir,” tegasnya.

Selain menaati aturan, masyarakat juga disarankan mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk di jam yang sama.

Penggunaan transportasi umum pun dapat menjadi alternatif untuk mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya.

Dishub memaksimalkan pemantauan melalui jaringan CCTV (Closed-Circuit Television: kamera pengawas) serta Posko Pengendalian Transportasi untuk memantau kondisi lapangan secara real time.

Meski demikian, dirinya mengingatkan bahwa teknologi hanya bersifat pendukung.

“Teknologi dan petugas hanya jadi alat bantu. Yang paling menentukan adalah komitmen warga menjaga ketertiban bersama,” katanya.

Dishub juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan gangguan lalu lintas, Penerangan Jalan Umum (PJU) bermasalah, atau titik rawan kemacetan melalui kanal pengaduan resmi dan media sosial instansi.

“Kami berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan. Kolaborasi antara pemerintah dan warga akan membuat Balikpapan tetap aman, tertib, dan nyaman selama masa libur akhir tahun ini,” tutupnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Dishub yakin arus lalu lintas selama akhir tahun 2025 dapat terkelola dengan baik sehingga aktivitas warga tetap lancar dan aman. (ADV)

Loading

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *