Penajam Paser Utara – Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, mengeluarkan pernyataan tegas yang mendorong percepatan pembangunan Bandara VIP Ibukota Nusantara di wilayah Kelurahan Pantai Lango, Jenebora, dan Gresik, Kecamatan Sepaku.
Dalam pernyataannya pada Senin (11/3/2024), Yusuf menegaskan pentingnya memperhatikan aspirasi dan keinginan masyarakat setempat dalam proses pembangunan bandara ini.
“Pembangunan Bandara VIP Ibukota Nusantara tidak hanya harus lancar secara teknis, tetapi juga harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di sekitarnya,” ujar Yusuf.
Menurutnya, pembangunan bandara ini memiliki potensi besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Oleh karena itu, keselarasan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
Sebagai representatif dari rakyat, Yusuf mengajak pemerintah daerah untuk secara aktif melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pembangunan bandara.
“Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memastikan bahwa kebutuhan dan kepentingan mereka terwakili dengan baik dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek ini,” tambahnya.
Yusuf juga menyoroti pentingnya meminimalisir hambatan-hambatan yang mungkin muncul selama proses pembangunan, baik itu dalam hal regulasi maupun dukungan masyarakat.
“Kita harus bekerja sama untuk mengatasi setiap hambatan yang mungkin menghambat proses pembangunan agar kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” paparnya.
Sebagai langkah konkrit, Yusuf mendorong pemerintah untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat setempat, guna memastikan bahwa pembangunan Bandara VIP Ibukota Nusantara menjadi suatu proyek yang sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak yang terlibat.
“Dengan mengakomodasi aspirasi masyarakat dan mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul, pembangunan bandara ini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan visi besar pembangunan di wilayah ini,” tandasnya.
![]()









